BandarQ | AduQ Terpercaya
KUMPULQQ BandarQ | AduQ Terpercaya
Home / Cerita Dewasa / Pengalamanku Menggunakan Obat Perangsang

Pengalamanku Menggunakan Obat Perangsang

Seru-Nikmat-Pengalamanku-Menggunakan-Obat-Perangsang

Seru Nikmat – Aku memiliki sahabat yang baik namanya Nicky (samaran). Dia sudah mempunyai istri dan dikaruniai satu anak laki-laki yang masih berumur 3 tahun. Istrinya bernama Febry dan dia sangat cantik serta seksi. Istri dari sahabatku ini memiliki perawakan yang tinggi yakni kurang lebih 165 cm dan berat 55 kg. Dari badannya tampak seksi dengan tubuhnya yang langsing. Payudaranya juga tampak kencang dan juga menantang. Pantatnya aduhai dan sangat menarik.

Meski kadang terjadi pertengkaran kecil, akan tetapi kehidupan rumah tangga dari sahabatku ini terbilang harmonis. Nicky sendiri bekerja di salah satu perusahaan besar di Bandung. Aku sendiri kurang jelas dengan jabatannya di perusahaan tersebut sebagai apa. Yang jelas, dia selalu pulang kerja larut malam untuk menyelesaikan tugasnya. Aku dan juga Nicky sudah bagaikan saudara. Kalau salah satu dari kita sedang ada masalah, pasti kami seling bertukar pikiran.

Ohya, sampai lupa aku untuk memperkenalkan diri. Namaku Santo, dan berusia 27 tahun. Aku sendiri masih bujang dan tinggal sendiri di rumah yang terbilang lumayan besar. Aku memiliki usaha mebel dimana sudah berkembang dan menjadi bias. Ekonomiku sendiri terbilang sudah lebih dari cukup. Karena kesibukan masing-masing, aku dan juga Nicky sudah jarang bertemu dan sudah lama aku tidak main kerumahnya.

Singkat cerita, pada suatu hari, saat aku tengah santai di rumah, tiba-tiba ada yang membunyikan bel. Sontak saja aku langsung membukakan pintu. Saat aku membukanya ternyata yang datang ke rumahku tidak lain adalah Febry, istri dari Nicky.

“Eh Febry. Ayo silahkan masuk. Mari duduk,” sapaku.

Kemudian dia pun masuk lalu aku persilahkan dia duduk di ruang tamu rumahku. Akupun menanyakan maksud dari kedatangannya ke rumahku karena tumben sekali dia main ke rumahku.

“Ada apa Feb, kenapa tumben datang ke rumahku,” tanyaku.

“Gak apa-apa mas. Aku cuma lagi berantem aja sama suamiku,” jawab dia.

“Berantem kenapa?”

“Ya biasalah mas. Mas Nicky orangnya egois. Maunya menang sendiri dan gak mau turutin apa yang aku mau. Padahal aku enggak minta yang aneh-aneh,” lanjutnya.

“Emang kamu minta apa Feb?” tanyaku karena penasaran.

“Aaahhh sudahlah, aku gak mau bahas lagi mas,” jawabnya ketus.

“Oke deh kalau begitu. Ohya kamu mau minum apa?” 

“Apa aja deh mas.”

Saat sampai di dapur, entah setan apa yang tiba-tiba datang menghampiriku yang membuat aku berpikiran jelek. Terlintas dalam benakku untuk memanfaatkan situasi ini untuk meniduri istri dari teman baikku sendiri. Di dapur aku sempat terdiam sendiri. Tapi diotakku masih terus berputar-putar dengan pikiran kotor tersebut. Aku lalu kemudian menuju ke kamarku untuk mengambil obat perangsang. Kemudian aku campurkan obat perangsang itu dengan minumannya. Lalu aku kembali ke ruang tamu.

“Maaf ya Feb agak lama,” 

“Iya enggak apa-apa kok mas. Santai aja,” jawabnya.

“Tuh silahkan diminum,”

Febry pun langsung meminumnya. Kami lalu melanjutkan obrolan kami seperi biasa. Dia kemudian bercerita panjang lebar bagaimana ketidakharmonisan keluarganya belakangan ini. Aku hanya bisa menanggapinya dengan baik dan memberikan saran-saran seakan aku lebih dewasa. Setelah kurang lebih 20 menit, Febry tampak mulai gerah. Dalam hatiku berkata wah obat perangsangnya sudah mulai bereaksi.

“Kamu kenapa Feb?” tanyaku

“Enggak tahu mas. Badanku rasanya panas semua,” jawabnya.

“Sini Feb ke ruang tengah. Ada kipas anginnya kok,” ajakku.

Lalu Febry mengikutiku dan masuk ke ruang tengah rumahku. Lalu aku nyalakan kipas angin gantung. 

“Aku tinggal sebentar ya Feb. Mau ke kamar mandi,” kataku.

“Iya mas,” jawabnya.

Sengaja aku berpura-pura untuk ke kamar mandi agar aku bisa mengintip bagaimana reaksi dari Febry selanjutnya. Saat berada di dalam, aku melihat Febry mulai meraba-raba lehernya dan mengudal-adul rambutnya. Salah satu tangannya tampak memegang payudaranya sendiri dan tangan yang satunya lagi mengelus-ngelus memeknya meski masih dari luar celana yang dipakainya. Aku yang melihat dari dalam, tidak kuasa menahan birahiku dan aku ikut terangsang.

Tidak lama berselang, aku lalu keluar dan kembali ke ruang tengah. Aku sendiri melihat Febry sudah sangat birahi. Dengan tidak banyak kata, Febry kemudian langsung menarik tanganku. Dia langsung menciumku. Febry dengan birahi melumat habis bibirku. Aku yang juga mulai terangsang kemudian meladeni permainan bibirnya. Terdengan suaranya yang lirih dari Febry yang mengatakan “Puaskan aku mas.”

Tanpa pikir panjang lagi aku pun tambah bersemangat mendengar lirihannya. Tanganku kemudian mulai menjalar ke arah payudaranya. Sambil masih berciuman, aku kemudian meremas-remas payudaranya yang kencang itu. Payudaranya terasa sangat kenyal meski aku masi meremasnya dari luar baju yang dipakainya. Tangannya kemudian mulai meraba kontolku yang sudah sedari tadi berdiri dan sangat tegang serta kencang sekali.

Baca juga lainnya : Posisi Ini Bisa Membuat Pasangan Anda Semakin Jatuh Cinta Kepada Anda

Lalu aku pun mulai membuka baju yang dia kenakan. Aku buka satu persatu kancing bajunya dan kemudian melepas BH yang dikenakannya sekalian. Tampaklah dua gunung kembar yang kencang sekali milik Febry. Aku yang sudah sangat bernafsu kemudian melumat kedua puting susunya yang masih merah merona miliknya. Terdengar suara desahan Febry dengan rintihan lirihnya menandakan kenikmatan.

“Aaahhhh. Aaahhh. Puaskan aku mas,” rintihnya. 

Sambil masih melumat kedua puting susunya, tanganku yang lain langsung bergerak ke bagian bawah untuk meloloskan celananya. Setelah terbuka aku memasukkan jari-jariku ke dalam memeknya. Dia pun tambah merintih. 

“Aaarrrggghhh. Masss.” 

Jariku tidak henti-hentinya keluar masuk di dalam memeknya sampai hampir berselang 5 menit kemudian dia merintih,

“Masss. Akuuuu keluaaarrr.,”

Pada saat itu dia orgasme untuk pertama kalinya. Setelah dia selesai orgasme, akupun menarik kembali jariku keluar dari memeknya. Lalu kusodorkan kontolku yang sudah tegang sedari tadi ke dalam mulutnya. Dan langsung saja dia melumat batang kejantananku dengan lahapnya. Kepalaku tersentak merasakan kenikmatan yang tiada taranya ketika Febry melumat habis batang kontolku.

Sambil dia melumat kontolku, tanganku tidak berhenti bergerak dengan meremas-remas payudaranya. Setelah 5 menit dia mengulum kontolku, aku lalu mencabut kontolku dari mulutnya. Kemudian aku mengarahkan kotolku ke pintu masuk memeknya. Kubuka dengan lebar pahanya lalu dengan perlahan kumasukkan kontolku ke dalam memeknya. ‘Bless’ seluruh kontolku pun menancap di memeknya.

Kontolku yang sudah bersarang di memeknya pun kemudian kumaju mundurkan. Febry tampak mendesah dan menikmati persetubuhan ini. Aku terus memompa memeknya dimana terasa sangat menjepit. Sekitar 10 menit aku memompanya dengan posisi aku diatasnya. Kemudian kuminta dia untuk berganti posisi dan kuangkat tubuhnya. Sekarang posisinya sudah berada di atasku dan menindihku. 

Goyangan dari Febry sendiri terasa nikmat sekali. Dia memompa kontolku maju mundur dan membuat dia selalu merintih karena nikmatnya. Berselang 3 menit dia memompaku, rintihannya kembali keluar dan ya, dia kembali orgasme untuk kedua kalinya. Tampak wajahnya puas setelah orgasmenya yang kedua. Setelah orgasmenya yang kedua, aku pun memintanya untuk nungging atau biasa dikenal dengan gaya ‘doggy style’. 

Kemudian kumasukkan lagi kontolku yang masih keras, ke dalam memeknya. Kugosok dari belakang lalu kumaju mundurkan kontolku di dalam memeknya sambil meremas-remas teteknya yang montok. 

“Aaaa. Duuhhh. Masssss. Dahsyaaattt,” rintihnya terucap dari bibirnya saat aku sodok dia dari belakang.

“Plok. Plokk. Plokk,” suara benturan dari tubuhku dan juga pantatnya.

Sambil kusodok dia dari belakang, aku masukkan salah satu jariku ke dalam lubang anusnya Febry. Dengan tanpa bertanya dia langsung menganggukan kepalanya tanda setuju jika kontolku menghantam lubang anusnya. Langsung saja kucabut kontolku yang sebelumnya menancap di lubang memeknya untuk menghantam anusnya. Rasanya sungguh luar biasa dan sangat sempit sekali. Kontolku sendiri seperti terjepit di dalam.

Desahannya semakin mengeras saat aku memasukkan kontolku ke dalam anusnya.

“Ooouuuuhhh. Ooouuuhhh.” desahnya yang membuat aku semakin bersemangat.

Aku percepat gerakan memompa anusnya. Berselang 15 menit, aku merasakan kalau aku akan segera keluar. Aku lalu mengeluarkan kontolku dari lobangnya dan segera kuarahkan kontolku ke mulutnya dan meminta Febry untuk mengulumnya. Tampak dia sangat bernafsu mengulum kontolku di dalam mulutnya dan berselang beberapa menit aku pun menekan kepalanya dan “croooot. crooott. crooooottt”

Terasa spermaku keluar banyak sekali yang membasahi mulutnya. Febry dengan nafsunya menelan habis seluruh spermaku. Kemudian aku pun mengecup keningnya sambil berbisik, “kamu sungguh sangat binal Feb.” Dia hanya tersenyum melihatku. Setelah itu aku pun mengajaknya untuk mandi bersama-sama. Saat mandi, kembali kontolku berdiri tegang dan langsung saja kutarik dia untuk kembali kusetubuhi selama kurang lebih 30 menit.

Setelah kami membersihkan diri, kami pun menuju ke ruang tengah untuk bersantai menonton televisi. Tibalah sudah sore hari. Febry pun ijin untuk pulang dan aku mempersilahkannya untuk pulang. Tidak lupa aku mencium bibirnya sebagai salam perpisahan dan kepuasan kita. Setelah kejadian tersebut, setiap Febry dan juga Nicky bertengkar, dia selalu datang ke rumahku dan selalu berakhir dengan persetubuhan dan tanpa sepengetahuan suaminya yang juga merupakan teman baikku sendiri. – Agen Poker Terpercaya

===================================

=========================================

UNTUK PENDAFTARAN PERMATA POKER , BISA : KLIK DISINI !!!

DewaPoker | Poker Online Terpercaya

=========================================

===================================

Agen Poker Terpercaya

About fiona angeline

Check Also

Seru-Nikmat-Goyangan-Papa-Mertuaku-Yang-Nikmat

Ayah Mertuaku Yang Gagah Perkasa (Part 1)

Seru Nikmat – Nama saya Nova, dan saya sudah menginjak kepala tiga. Saya sendiri sudah …